Home » Family,Ibu Hamil » 8 Jenis Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Muda

8 Jenis Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Muda

Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Muda

Pada masa kehamilan, Bunda tentunya ingin selalu memberikan asupan atau nutrisi terbaik untuk Sang Bayi di dalam kandungan. Pastinya, asupan yang Bunda berikan setiap harinya akan menjadi sumber energi bagi tumbuh kembang bayi di dalam rahim.

Namun yang perlu Bunda perhatikan, ada beberapa jenis makanan yang patut dihindari, karena dapat memberi risiko buruk. Bukan saja berdampak pada ibu hamil, tetapi juga bayi di dalam kandungan.

Untuk itu, sangat diperhatikan untuk menghindari 8 jenis makanan ini saat lagi hamil muda:

Hindari makanan laut mentah, kurang matang, atau terkontaminasi

Menghindari makanan laut mentah bagi ibu hamil perlu dilakukan untuk mencegah dari bakteri atau virus berbahaya. Contoh makanan yang dimaksud adalah sashimi dan sushi. Selain itu, makanan laut jenis kerang juga sebaiknya tidak dikonsumsi.

Hindari daging, unggas, dan telur yang kurang matang

Makanan yang kurang matang, dapat menyebabkan resiko keracunan. Reaksi ibu hamil mungkin bisa lebih parah daripada orang dalam kondisi normal. Tidak jarang, keracunan makanan juga memengaruhi kondisi janin.

Untuk mencegah penyakit bawaan karena makanan yang dikonsumsi saat hamil, sebaiknya masak hingga matang semua daging dan unggas sebelum dimakan. Hindari daging yang didinginkan, dan masaklah telur sampai benar-benar matang.

Hindari makanan laut yang tinggi merkuri

Makanan laut dapat menjadi sumber protein dan omega-3 yang baik bagi ibu hamil. Kedua nutrisi itu bisa didapat lewat ikan untuk mendukung perkembangan otak dan mata janin.

Namun, perlu Bunda ketahui, beberapa ikan dan kerang mengandung kadar merkuri yang berbahaya bila dikonsumsi. Sebab, terlalu banyak merkuri juga dapat membahayakan perkembangan sistem saraf bayi Anda.

The Food and Drug Administration (FDA) mendorong ibu hamil untuk menghindari beberapa jenis ikan laut dalam yang disinyalir mengandung kadar merkuri tinggi. Beberapa di antaranya adalah ikan todak, makarell, hiu, dan tilefish.

Sementara itu, Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan dua atau tiga porsi makanan laut dalam seminggu untuk wanita hamil dan yang diperbolehkan adalah udang, teri, ikan kod, ikan pollock, nila, dan tuna.

Hindari makanan yang tidak dipasteurisasi

Produk mengandung susu yang tidak dipasteurisasi tidak baik untuk ibu hamil. Sebab, produk-produk ini bisa mengakibatkan penyakit bawaan makanan. Jadi, hindari keju dan jus yang tidak melewati proses pasteurisasi.

Hindari buah dan sayuran yang tidak dicuci

Untuk menghilangkan bakteri berbahaya, bersihkan semua buah dan sayuran mentah sebelum dikonsumsi atau diolah menjadi makanan. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan infeksi bakteri penyebab penyakit.

Hindari kafein berlebih

Walau kafein dapat terlewat dari plasenta, Bunda direkomendasikan membatasi jumlah kafein menjadi kurang dari 200 miligram sehari selama kehamilan.

Hindari teh herbal

Ada sedikit data tentang efek ramuan khusus pada bayi yang sedang berkembang. Jadi, sebaiknya hindari minum teh herbal, bahkan jenis teh herbal yang dipasarkan khusus untuk wanita hamil sekalipun.

Hindari alkohol

Tidak ada kadar alkohol yang terbukti aman selama kehamilan. Berhentilah mengonsumsi alkohol agar janin dalam kandungan Anda tidak bermasalah.

Memilih makanan sehat, manfaatnya bukan hanya diperoleh untuk ibu hamil tetapi juga bagi janin yang ada di dalam kandungan. Satu hal yang harus diingat, janin akan berkembang dengan baik tergantung dari apa yang telah Anda makan.

Makanan yang harus dihindari saat hamil muda